PERJUANGAN HIJRAH SANG PEMBALAP || Riska Meilani
بسم الله الرحمان الرحيم
Semua manusia pasti tidak luput akan kesalahan, dari dosa yang kecil mau pun besar dengan perbuatan yang disengaja maupun tidak disengaja. Namun Allah lah yang maha memutar balik segalanya baik hati, sikap, perilaku dan keimanan asalkan seorang hamba itu mampu menuruti perintah-nya dan menjauhi larangan-nya. Dan selalu Istiqomah menuju jalan surga yang senantiasa dilakukan oleh orang yang beriman.
~~~~~
Muhamad Arvin Arifillah, seorang pemuda dengan raut wajah tampan dan manis. Namun perilaku nya kurang, angkuh sering bermain perempuan dan ketua geng motor bergajulan yang tidak taat kepada Allah tetapi dia sangat menyayangi ibunya.
Disisi lain Salimatun Khadijah gadis mempunyai paras cantik Sholehah senang menuntut ilmu, rajin beribadah taat kepada Allah dan kepada keduanya orang tua nya.
~~~~~
Desy ibu arvin wanita paruh baya ini bertanya kepada anaknya "Vin mau kemana setiap malam minggu ko pergi terus, apa kerumah gadis calon istti kamu? Nanti kapan-kapan ajaklah main kerumah kenalin dengan ibu"
Arvin "mau kerumah Dannis mah, pas pualng mau Arvin bawain apa mah?"
Desy "enggak, mamah gamau apa, jangan lama ya hati-hati juga bawa motornya.
Arvin "oke, Yaudah pergi dulu ya mah assalamualaikum"
Arvin "mau kerumah Dannis mah, pas pualng mau Arvin bawain apa mah?"
Desy "enggak, mamah gamau apa, jangan lama ya hati-hati juga bawa motornya.
Arvin "oke, Yaudah pergi dulu ya mah assalamualaikum"
Desy "wa'alaikumussalam warahmatullah . Setiap aku suruh bawa pacar kerumah pasti Arvin langsung mengalihkan pembicaraan"
~~~~~~
Setelah sampai nya di area sirkuit mereka pun bergegas karena tidak mau ketinggalan balapan
Dannis "elu ko bisa dtng kesini"
Arvin " bisalah"
Dannis "ga penting juga si gua nanya begituan, kalau elu menang pokonya gua pengen di tlaktir makan satu lagi kalau elu kalah wajib nepatin keinginan orang tua lu yaitu bawain segera menantu. Haha"
Arvin "banyak amat permintaan lu"
Dannis "jadi lu takut gitu?"
Arvin "jangan banyak omong ayo kita buktikan"
Arvin " bisalah"
Dannis "ga penting juga si gua nanya begituan, kalau elu menang pokonya gua pengen di tlaktir makan satu lagi kalau elu kalah wajib nepatin keinginan orang tua lu yaitu bawain segera menantu. Haha"
Arvin "banyak amat permintaan lu"
Dannis "jadi lu takut gitu?"
Arvin "jangan banyak omong ayo kita buktikan"
Setelah balapan itu selesai dan ternyata Arvin kalah sehingga Dannis menagih perjanjian dengan Arvin.
Dannis "jadi gmna?
Arvin " gimana apanya?
Dannis " yang tadi gua bilang, kalau lu kalah harus datang calon menantu buat mamah lu"
Arvin "oh cewek gampang itumah, (dalam hati) tapi siapa masa cewek yang biasa jadi model balapan, nanti ketauan mamah kalo gua sering bermain perempuan"
Arvin " gimana apanya?
Dannis " yang tadi gua bilang, kalau lu kalah harus datang calon menantu buat mamah lu"
Arvin "oh cewek gampang itumah, (dalam hati) tapi siapa masa cewek yang biasa jadi model balapan, nanti ketauan mamah kalo gua sering bermain perempuan"
~~~~~
Desy "Arvin udah pulang nak, kamu udah sholat belum?"
Arvin "udah ko mah (Arvin berbohong)"
Desy "bagus deh kalau gitu, kamu Istirahat gih kayanya kamu capek banget"
Arvin "iya mah"
~~~~~
Sore hari Arvin sedang berjalan bersama dengan geng motor yang sering bikin onar itu sedang mengobrak-abrik kedai yang berisi dagangan milik laki-laki paruh baya kemudian datang lah seorang perempuan cantik (Salimatun Khadijah).
Khadijah "kamu kenapa mengobrak-abrik dagangan ayah, kamu siapa?"
Arvin "gua Arvin ketua geng motor, karena ayah kamu itu mengganggu jalan kami (dengan suara terdengar keras)"
Ayah Khadijah "maaf nak bapak tidak sengaja"
Arvin "baiklah lain kali jangan diulangi (sambil pergi)"
Khadijah "ayah gak papa kan?"
Ayah Khadijah "engga nak ayah baik baik saja, tapi bagaimana kita bisa jualan lagi kalau dagangan kita hancur begini" .
Khadijah "biarkan saja ayah mari kita pulang, ayah juga perlu istirahat"
Arvin "gua Arvin ketua geng motor, karena ayah kamu itu mengganggu jalan kami (dengan suara terdengar keras)"
Ayah Khadijah "maaf nak bapak tidak sengaja"
Arvin "baiklah lain kali jangan diulangi (sambil pergi)"
Khadijah "ayah gak papa kan?"
Ayah Khadijah "engga nak ayah baik baik saja, tapi bagaimana kita bisa jualan lagi kalau dagangan kita hancur begini" .
Khadijah "biarkan saja ayah mari kita pulang, ayah juga perlu istirahat"
~~~~~
Matahari pagi terlihat begitu cerah menyambut seorang gadis cantik yang ingin menemui ayahnya.
Ketika Khadijah ingin ke kedai ayahnya, ia melihat beberapa orang berkumpul kemudian bergegas langsung menghampiri tempat tersebut ternyata ada yg kecelakaan dan korban kecelakaan itu ialah pemuda yang mengobrak-abrik dagangan ayah waktu itu, namun bukannya ditolong malah dilihat saja.
Dan pada saat itupun Khadijah langsung memberhentikan taxi, dengan cepat dimasukan nya Arvin kedalam mobil dan dibawa kerumah sakit terdekat.
Khadijah dengan sabar menolongnya dan menunggu padahal Arvin lah yang telah membuat sakit hati ayahnya dan dagangannya pun hancur berantakan.
Ketika Arvin tersadar "kenapa gua ada disini?"ujar Arvin
Khadijah "tadi kamu kecelakaan, makanya saya bawa ke rumah sakit"
Arvin "bukankah kau anak dari seorang ayah waktu itu? Kenapa kau masih mau menolong saya, padahal saya sudah sangat jahat terhadap ayahmu dan kau"
Khadijah "dalam Islam kita diajarkan untuk saling tolong menolong satu sama lainnya, dan tidak di anjurkan untuk dendam.
Allah tidak suka terhadap orang yang memiliki dendam. Allah suka terhadap orang yang mengikuti perintah-nya dan menjauhi larangan-nya. Baiklah saya mau pergi dulu, assalamualaikum warahmatullah"
Khadijah "tadi kamu kecelakaan, makanya saya bawa ke rumah sakit"
Arvin "bukankah kau anak dari seorang ayah waktu itu? Kenapa kau masih mau menolong saya, padahal saya sudah sangat jahat terhadap ayahmu dan kau"
Khadijah "dalam Islam kita diajarkan untuk saling tolong menolong satu sama lainnya, dan tidak di anjurkan untuk dendam.
Allah tidak suka terhadap orang yang memiliki dendam. Allah suka terhadap orang yang mengikuti perintah-nya dan menjauhi larangan-nya. Baiklah saya mau pergi dulu, assalamualaikum warahmatullah"
~~~~~
Datanglah mamah Arvin ke Rumah Sakit
Desy "bagaimana keadaan mu sekarang?"
Arvin "Arvin baik-baik aja mah"
Desy "ko bisa jadi seperti ini"
Arvin "motor Arvin ga sengaja mau nabrak orang pas Arvin belokin malah jatuh"
Desy "Alhamdulillah kamu ga knapa napa kamu vin, mamah mau berterimakasih kepada orang yang melingkar kamu vin mana dia?
Arvin "dia udah pergi mah"
Desy " kenapa ga kamu larang vin, mamah kan pengen ketemu dia dulu"
Arvin "dia buru-buru mah"
~~~~~
Arvin selalu memikirkan gadis cantik berjilbab itu, dan ia ingin sekali berterimakasih dan meminta maaf kepadanya. Namun dia tak menemukan gadis itu bahkan di kedai yang waktu itu dia ganggu ternyata sudah pindah, mau kerumahnya gatau dimana alamat, mau nelpon ga punya nomernya.
"Kemana lagi harus gua cari cewek berjilbab itu"ujarnya.
Perkataan Khadijah yang dirumah sakit selalu terngiang di telinganya. Sehingga Arvin memutuskan untuk berubah ia tidak ingin membuat kegaduhan, meninggalkan kebiasaan buruknya seperti balapan motor dan bermain perempuan.
Arvin mulai melakukan apa yang Allah perintahkan yaitu sholat dan menghadiri majelis ilmu. Arvin sering sodaqoh pada fakir miskin, janda, dan menyumbangkan sebagian rezekinya untuk masjid. Senantiasa bertaubat atas perbuatannya dimasa lalu dan memohon ampun.
~~~~~
Satu bulan kemudian Arvin hendak sholat ashar tidak jauh dari kantornya.
Adzan ashar pun berkumandang Arvin pun bergegas menuju masjid yang tak jauh dengan kantornya. Sesudah sholat ashar ia pun berdoa "pertemukan hamba dengan gadis itu ya Allah hamba ingin meminta maaf dan berterimakasih terhadap nya"
Kemudian ketika Arvin hendak keluar masjid tak disangka gadis itu ada, langsung dipanggil nya
Arvin "gadis yang berjilbab"
Khadijah "(menengok ke arah Arvin)"
Arvin "tunggu sebentar ada hal penting yang ingin saya bicarakan"
Khadijah "silahkan"
Arvin "tidak disini, ikutlah dengan ku"
Khadijah "baiklah"
Khadijah "(menengok ke arah Arvin)"
Arvin "tunggu sebentar ada hal penting yang ingin saya bicarakan"
Khadijah "silahkan"
Arvin "tidak disini, ikutlah dengan ku"
Khadijah "baiklah"
~~~~~
Ditaman mereka berdua sama-sama terdiam namu Khadijah memulai percakapan
Arvin "nama mu siapa"
Khadijah "Salimatun Khadijah, ohiya bukankah ada yang ingin kau bicarakan?"
Arvin "iya, aku sudah lama ingin bertemu dengan mu namun kau tak kunjung ditemukan bahkan sudah kutanyakan kepada orang disebelah kedai ayahmu tidak ada satupun yang tau"
Khadijah "Salimatun Khadijah, ohiya bukankah ada yang ingin kau bicarakan?"
Arvin "iya, aku sudah lama ingin bertemu dengan mu namun kau tak kunjung ditemukan bahkan sudah kutanyakan kepada orang disebelah kedai ayahmu tidak ada satupun yang tau"
Khadijah "setelah aku pergi dari rumah sakit ternyata ayah mengajak ke rumah nenek dan tinggal disana karena nenenk sedang sakit keras" lantas apa yang ingin kamu bicarakan?
Arvin "aku ingin minta maaf atas kesalahan yang ku perbuat waktu itu kepada ayahmu dan kau juga aku menyesal dan akupun ingin berterimakasih karena kau telah menolong ku pada saat kecelakaan itu satu lagi terimakasih atas waktu itu perkataan mu aku bisa berubah kejalan yang lebih baik"
Khadijah "ohh masalah itu aku dan ayah sudah memaafkannya. Alhamdulillah kalau kamu sudah berubah, namun jangan berterimakasih kepada ku tapi pada Allah dia maha membolak-balikkan hati hambanya, Beruntunglah kamu termasuk orang yang Allah kasih kesempatan untuk kembali ke jalan-nya".
Arvin "aamiin. Khadijah jika aku mencintaimu apakah kau memperbolehkan dan aku ingin kau menjadi isteri ku"
Khadijah "tapi kau tidak terlalu mengenalku, begitupun sebaliknya?"
Arvin "aku sangat yakin Allah mengirim mu atas kejadian kemarin itu pasti ada maksud tertentu, tetapi aku tidak memaksakan kehendak mu"
Khadijah "jikalau begitu temui ayah dirumah besok, aku ingin tau seberapa besar kesungguhan mu"
Arvin "aku siap, hehe hari sudah mulai gelap mari ku antar pulang"
Khadijah "tapi kau tidak terlalu mengenalku, begitupun sebaliknya?"
Arvin "aku sangat yakin Allah mengirim mu atas kejadian kemarin itu pasti ada maksud tertentu, tetapi aku tidak memaksakan kehendak mu"
Khadijah "jikalau begitu temui ayah dirumah besok, aku ingin tau seberapa besar kesungguhan mu"
Arvin "aku siap, hehe hari sudah mulai gelap mari ku antar pulang"
~~~~~
Sesampainya Arvin dirumah mamahnya pun langsung menanyakan dari mana, mengapa pulang telat
Desy "kamu dari mana Vin, ko pulangnya telat?"
Arvin "aku habis ketemu gadis berjilbab itu mah yang sering aku ceritakan, apakah mamah mau membantu ku mendatangi ayahnya untuk melamarnya ?"
Desy "benarkan (tercengang ada rasa bahagia) kalau itu sudah jadi keputusanmu, kapan kita kerumahnya Vin?"
Arvin "besok mah"
Desy "kamu yakin?"
Arvin "aku sangat yakin"
Desy "baiklah kita melamarnya besok"
Arvin "aku habis ketemu gadis berjilbab itu mah yang sering aku ceritakan, apakah mamah mau membantu ku mendatangi ayahnya untuk melamarnya ?"
Desy "benarkan (tercengang ada rasa bahagia) kalau itu sudah jadi keputusanmu, kapan kita kerumahnya Vin?"
Arvin "besok mah"
Desy "kamu yakin?"
Arvin "aku sangat yakin"
Desy "baiklah kita melamarnya besok"
~~~~~
Mamah Arvin mempersiapkan lamaran dengan sangat bahagia karena putra satu-satunya itu akan membawakan menantu untuknya.
Seperti yang dijanjikan Arvin untuk menemui ayahnya Khadijah pun dilakukan datang dengan tepat waktu
Desy "susah siap vin?"
Arvin "insyaAllah siap mah"
Desy "berdoa dulu sebelum berangkat"
Arvin "oke mah, ya Allah hamba mohon lancarkan proses lamaran nya aamiin"
Arvin "insyaAllah siap mah"
Desy "berdoa dulu sebelum berangkat"
Arvin "oke mah, ya Allah hamba mohon lancarkan proses lamaran nya aamiin"
~~~~~
Sesampainya di rumah Khadijah, Arvin langsung membicarakan apa tujuan ia datang kerumah dan bertemu ayahnya Khadijah
Arvin dan mamahnya "Assalamualaikum warahmatullah"
Ayah Khadijah"wa'alaikumussalam warahmatullah"
Arvin " mohon maaf sebelumnya bukan saya lancang, kedatangan saya kesini untuk melamar putri bapak yang bernama Salimatun Khadijah menjadi isteri saya, apakah bapak menerimanya?"
Ayah Khadijah"wa'alaikumussalam warahmatullah"
Arvin " mohon maaf sebelumnya bukan saya lancang, kedatangan saya kesini untuk melamar putri bapak yang bernama Salimatun Khadijah menjadi isteri saya, apakah bapak menerimanya?"
Ayah Khadijah "keberanian mu sangat bagus nak, tetapi semua jawaban akan ayah serahkan kepada Khadijah, Khadijah (memanggil Khadijah)
Khadijah "iya ayah"
Ayah Khadijah "bagaimana apakah kamu menerima lamaran ya nak Arvin?".
Khadijah "aku adalah putri mu ayah, apapun keputusan mu maka aku akan menurutinya"
Ayah Khadijah "baiklah nak Arvin ayah menerima lamaran mu"
Ayah Khadijah "bagaimana apakah kamu menerima lamaran ya nak Arvin?".
Khadijah "aku adalah putri mu ayah, apapun keputusan mu maka aku akan menurutinya"
Ayah Khadijah "baiklah nak Arvin ayah menerima lamaran mu"
Arvin "Alhamdulillah terimakasih ayah"
Mamah Arvin "terimakasih pak, lamaran nya diterima. Nak Khadijah begitu cantik"
Khadijah "terimakasih mah"
Mamah Arvin "iya (sambil tersenyum), untuk tanggal pernikahan nya bagaimana pak?
Ayah Khadijah "bagaimana kalau Minggu depan lebih cepat kan lebih baik?"
Mamah Arvin "baiklah pak kami setuju, dan kami hendak pamit terimakasih, Assalamualaikum warahmatullah"
Ayah dan Khadijah "wa'alaikumussalamwarahmatullah wabbarokatuh"
Mamah Arvin "terimakasih pak, lamaran nya diterima. Nak Khadijah begitu cantik"
Khadijah "terimakasih mah"
Mamah Arvin "iya (sambil tersenyum), untuk tanggal pernikahan nya bagaimana pak?
Ayah Khadijah "bagaimana kalau Minggu depan lebih cepat kan lebih baik?"
Mamah Arvin "baiklah pak kami setuju, dan kami hendak pamit terimakasih, Assalamualaikum warahmatullah"
Ayah dan Khadijah "wa'alaikumussalamwarahmatullah wabbarokatuh"
Mereka pun menikah dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah kebahagiaan selalu menyelimuti mereka.
~~~~~
Perbuatan jahat tidak semuanya dibalas dengan kejahatan hanya saja ketika seseorang yang jahat itu mampu merubahnya kejalan yang lebih baik disitu lah kemampuan seseorang diuji.
By@riska_meiln46